Rozen Maiden ~Doppelganger~
Original characters and story from Rozen Maiden by Peach Pit
Fiction by Michael Vincent-2009-July
Namaku Iblis Laplace. Aku adalah seorang jentelmen berpakaian tuxedo dengan jas maestro dengan celana panjang bergaris. Kepalaku berwujud seperti kalian para manusia katakan, kepala seekor kelinci putih. Aku bukanlah siapa-siapa. Waktu berjalan ruang berlari, begitu pula antara aku dan kalian. Kita berada di dunia yang penuh dengan komplikasi imajinasi yang kalian sebenarnya mengatakan ini fiksi, padahal dengan jelas aku melihatnya disini.
Sebuah boneka hidup yang bisa bernafas layaknya manusia, berbicara seperti lady manusia, memliki tubuh yang mungil seperti boneka, mata yang lentik dan lebar penuh dengan bola Kristal,
Tapi ini bukanlah boneka biasa. Manusia seperti kalian menyebutnya dengan
Rozen Maiden.
Boneka-boneka ini diciptakan oleh seorang jenius bernama Rozen, ia adalah pembuat boneka terkenal yang menciptakan boneka yang serupa dengan manusia. Dan sekarang ini, aku sedang berada di N-field yang merupakan sebuah dunia yang terbentuk dari isi hati seseorang.
“ Iblis Laplace, kapan aku bisa bertemu dengan Kakak-kakakku?” seorang boneka Rozen Maiden sedang berada disebelahku, berpakaian dress dengan liku-liku kain berwarna ungu muda, berambut putih panjang sampai se-betis denan hiasan rambut yang diikat sepasang dengan pita mawar hitam. Sebelah mata kanannya ia tutup dengan penutup mata dengan bercorak mawar.
“ mawar ungu..” kataku padanya dengan tersenyum memegang setangkai mawar merah.
“ namaku Barasuishou..”
“ Mengapa kau begitu ingin menemui kakak-kakakmu?” tanyaku padanya.
“ Bapa telah mengungumkan bahwa hanya ada satu Rozen Maiden yang bisa menjadi Alice, maka kami para kakak beradik harus mengumpulkan semua mustika mawar untuk menjadi Alice, dengan cara bertarung satu sama lain.”
Aku menutup mataku, dan mulai bersajak.
Hidup adalah sebuah perjuangan.
Kalau tidak mau dibunuh, kau harus membunuh.
“ Begitu ya?” kataku sambil tersenyum. “ Lalu, kau kan baru lahir, bagaimana kau bisa tau tentang Alice Battle?”
Barasuishou menyusun ulang N-Field nya menjadi ladang menara-menara Kristal yang megah dan berwarna ungu dan semua yang ada disekitarny menjadi Kristal.
“ karena aku adalah anak terakhir, anak yang paling disempurnakan, maka akulah yang harus menjadi Alice.”
“ Ucapan yang bagus, mari kita saksikan sampai mana kau bisa mengatakan hal yang seperti itu..”
“ Kau meragukanku?” Barasuishou mengeluarkan pedang berwujud Kristal ungu dan menghunuskannya didepanku.
“ Tak ada gunanya menyerangku.” Kataku tenang. “ lagipula dalam 5 detik kemudian, seorang Rozen Maiden akan datang. Simpanlah tenagamu karena yang satu ini tidak berwujud. Dirinya adalah astral.”
Terjadi goncangan di dalam N-Field, aku terbang naik ke atas menuju ke tempat yang jauh dan menyaksikannya dari belakang.
Tanah mulai mengalami gempa, semakin gempa semakin melebar, dan lubang pembesarannya muncul sesuatu dari bawah, besar bergumpal berwarna putih. Ia membuka kelopaknya semakin lama semakin membesar, pada akhirnya bentuk aslinya terlihat. Sebuah mawar putih yang besar dan terdapat akar-akar berduri yang menancapnya ke tanah. Didalam putik itu keluarlah perlahan-lahan seorang gadis kecil brpakaian dress dengan bewarna putih susu, rambutnya berwarna merah jambu yang cair, dengan mata sebelah kanannya adalah mawar putih asli. Ia keluar dari mawar putih itu dibantu oleh akar-akar yang menggendongnya sampai akhirnya ia turun ke tanah dengan sempurna.
Hihihi.. hihihi..
Barasuishou mengatur kembali aluran kekuatannya, gadis itu ternyata tak bisa berdiri di tanah. Tubuhnya mengambang.
Alice Battle, dimulai.
Barasuihou mengeluarkan serpihan-serpihan Kristal ungu menyerang gadis itu dengan cepat. Tetapi pula dengan cepat gadis itu terbang menghindari badai serpihan Kristal, ia seperti bermain-main dengannya dan ia mengeluarkan akar berduri dari bawah tanah dan menghunus Barasuishou.
Hihihi.. hihihi..
Tapi ditebasnya akar itu dengan pedang Kristal Barasuishou.
“ kamu.. siapa?” Tanya gadis itu kembali mengambang di udara.
“ Aku boneka Rozen Maiden ke tujuh, Barasuishou.”
“ Hihihi. Aneh. Aku juga boneka Rozen Maiden ke tujuh. Kirakishou.”
Walaupun mereka berwajah sama. Tetapi penampilan mereka berbeda. Kirakishou berambut panjang tetapi rambutnya bergelombang.
“ jangan bercanda.” Barasuishou mengeluarkan sebuah Kristal besar dari bawah tanah untuk menusuk tubuh Kirakishou, tetapi kecepatan Kirakishou berhasil menghindar.
Hihihi.. jangan bercanda? Bukannya sebelah sono yang mestinya bilang begitu?
“ kena kau.”
Kristal besar tadi mengeluarkan Kristal dari dalam dan menusuk jantung Kirakishou dari belakang.
“ mustika mawarmu, menjadi milikku.”
Hihihi.. maksudmu ini?
Sambil tertawa lucu, Kirakishou mengeluarkan sebuah bola roh berwarna merah di dalam jantungnya yang tertusuk. Itukah mustika mawar?
“ Kenapa kau belum mati?” Barasuishou menghujankan Kristal dari atas dan mencabik-cabik tubuh Kirakishou hingga menjadi pecahan.
Hihihi.. hihihi.. karena aku tak bisa mati. Itsy bitsy spider.. itsy bitsy spider..
Kirakishou kembali menyatukan pecahannya. Dan ia menjadi satu kembali dengan sempurna.
“ Akulah Rozen Maiden ke tujuh. Namaku Kirakishou. Aneh. Bapa tidak pernah berbicara kalau aku mempunyai saudara kembar. Apakah kau palsu?” Kirakishou tersenyum dengan penuh makna yang tersirat.
“
Kau kali yang palsu.”
Akar-akar mawar mulai berjalar menyerang Barasuishou, dengan tenang Barasuishou menebas akar-akar mawar yang menyerangnya. “ akar murahan seperti ini tak bisa menyerangku.”
Hihihi.. itsy bitsy spider.. itsy bitsy spider.. siapakah korban berikutnya?
Mendadak yang seluruh penjuru arah akar-akarnya berputar mengitari Barasuishou dan mengikatnya dari segala penjuru arah. Kirakishou yang mengambang turun ke salah satu jarring yang mengikatnya, dan ia menelungkupkan badannya bergaya seperti seekor laba-laba yang besar.
Itsy bitsy spider.. itsy bitsy spider.. siapakan laba-labanya? Aku dong. Hihihi.
“ Tubuhmu, penuh dengan kemisteriusan. Aku akan memakan tubuhmu, kembaranku. Hihihi.”
Di bawah di mana Barasuishou terikat, muncullah sebuah mawar putih besar yang perlahan-lahan menelan masuk tubuh Barasuishou.
“ Setelah kumakan tubuhmu, akan kuambil jiwa mastermu. Hihihi. Setali dua pula terlampaui. Selamat makan!!”
Barasuishou tertelan oleh mawar putih sepenuhnya. Kirakishou tersenyum jahat.
Tapi ternyata mawar itu tertusuk Kristal ungu dari bawah tanah. Dan kelopaknya menjadi layu.
Mawarnya kembali terbuka. Barasuishou keluar dari mawar itu dengan tenang.
“ Mawar putihku tak mau bereaksi dengan tubuhmu. Ada yang tak wajar dengan tubuhmu, tubuh yang berbeda dari kakak-kakakku. Apakah kau benar-benar seorang Rozen Maiden?” Tanya Kirakishou menyiapkan gumpalan akar-akar mawar menjadi satu.
“ aku pula tak tau, bagaimana kalau kita sama-sama membuktikan?”
Barasuihou mengatur kekuatannya untuk mengeluarkan Kristal maksimum.
MULAI!! HIHIHI
Seluruh aka-akar yang sudah menjadi satu dan sangat besar itu menghunus ke arah Barasuishou, sementara Barasuishou mendorong akar itu dengan kristalnya yang menghancurkan akar-akar mawar.sebuah ledakan terjadi.
“ Waktu untuk Alice Battle telah selesai. Para Rozen Maiden silahkan meninggalkan N-Field ini segera.”
kataku membuka sebuah spasial.
“ aku tak sabar ingin bertarung denganmu lagi.” Kata Barasuishou.
“ aku pula tak sabar ingin memakanmu. Tubuh yang bagus untuk tubuhku. Semoga. Hihi.”
Keduanya terserap dalam ruang spasial black hole.
Aku adalah Laplace. Ini adalah pertemuan antara Rozen Maiden. Baik asli maupun palsu adalah tak masalah. Yang paling penting kalau tidak maudibunuh, kau lah yang harus membunuh.
Sekian.