Ungkapan
Blog ini mungkin sudah lahir beberapa bulan yang lalu ya, saya jadi salut sama diri saya sendiri bisa menjga blog ini agar tetap hidup. Sekarang ini saya sebentar lagi dihadapi dengan ujian nasional, ujian praktik sekolah, dan ujian akhir sekolah yang menurut saya cukup memusingkan. Karena tentu saja, saya rasa saya tidak bisa mengerjakan itu semua.
Bagaimana dengan cerpen 360° saya? Hehehe.. cerpen ini berdasarkan lagu yang sering saya dengarkan
dari penyanyi Jepang Ai Otsuka, lagunya sangat enak untuk didengar, lagu ini temanya sedih, tapi Otsuka-san berhasil membuatnya tampil enerjik.
Jika kalian pernah merasakan berpacaran atau memiliki kekasih. Lalu kalian pisah. Pernahkan kalian merasakan adanya sesuatu yang membuat anda benci kepadanya. Seperti misalnya, kalian benci karena pacar kalian semakin oke ketika kalian tinggalkan. Misalnya kalian benci karena setelah putus, hubungan kalian menjadi musuh. Dan saya pun tak mengerti kenapa yang namanya cinta bisa menyebabkan hal-hal di luar dugaan seperti itu.
Bagi kalian yang calon mahasiswa, kalian tegang gak saat pengunguman kalian diterima di univeristas tersebut? Saya berbagi cerita dengan kalian tentang teman saya ya. Namanya Cele, sekarang ini dia sama dengan saya bersekolah tingkat SMA 3, dan tentu saja sebagian besar siswa SMA melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi. Dan Cele adalah salah satunya, ia melakukan pendaftaran di salah satu universitas elit di Jakarta, tentunya, dan selain elit, ujian untuk masuknya sangat susah, diantaranya membutuhkan tes TOEFL.
Cele sangat tidak yakin dengan dirinya. Sama sekali. Cele takut karena dalam pelajaran dia sangat tolol dan malas :p (canda), dan dia sangat tidak yakin dengan diri sendiri. Tapi ia tetep nekat untuk mengikuti ujian Inggris yang standardnya Internasional (dan tentunya susah banget) dengan persiapan yang cukup, belum lagi temennya Cele yang pinter banget, bisa-bisanya gak lulus.
ketika mau pengunguman kelulusan. Ia hanya bisa berpasrah dengan keputusan Tuhan.
Dan dengan berkat Tuhan yang Maha Esa, Cele diterima dengan rank 1 dengan TOEFL 516.
Dia gak percaya. Apalagi orangtuanya (katanya orangtuanya saking gak percaya ampe bilang ‘pasti dia salah periksa jawaban tuh’.
Cele yang tolol dan bolot itu bisa rank 1 dengan nilai TOEFL yang memuaskan. Dan saya pun sangat bangga (dan iri tentunya) dengan sahabat saya yang satu ini.
Semoga berkat dan rahmat Tuhan yang menggelora ini terus mengindahkan hidupmu, Cele
^^~